TERKINI

6/recent/ticker-posts

Temui Masyarakat Aceh di Makassar, Kak Na Bangga Melihat Kekompakan Perantau


Ketua TP PKK Aceh, Ny. Marlina Muzakir, bersama jajaran TP PKK Aceh bersilaturahmi dengan Ikatan Masyarakat Aceh (IMA) Makassar untuk mempererat hubungan dan kebersamaan masyarakat Aceh di perantauan. Makassar (8/7/2026). Dok. Ist.


Acehiklan.com | MAKASSAR – Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Aceh, Ny. Marlina Muzakir, bersilaturahmi dengan Ikatan Masyarakat Aceh (IMA) Makassar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (8/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Ny. Marlina Muzakir yang akrab disapa Kak Na didampingi Ketua Staf Ahli TP PKK Aceh, Ny. Mukarramah Fadhlullah, serta sejumlah pengurus TP PKK Aceh.

Marlina Muzakir menyampaikan rasa bangganya dapat bertemu langsung dengan masyarakat Aceh yang bermukim di Makassar. Menurutnya, kekompakan dan semangat kebersamaan yang terus dipelihara warga Aceh di perantauan menjadi modal penting dalam menjaga nama baik daerah sekaligus mempererat tali persaudaraan.

"Kami merasa bangga melihat kekompakan masyarakat Aceh di Makassar. Meskipun berada jauh dari kampung halaman, semangat kebersamaan dan persaudaraan tetap terpelihara dengan baik. Semoga silaturahmi seperti ini terus terjalin dan semakin memperkuat ikatan keluarga besar Aceh di mana pun berada," ujar Kak Na.

Silaturahmi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kegiatan tersebut menjadi momen melepas rindu antara masyarakat Aceh yang tinggal di Makassar dengan jajaran TP PKK Aceh yang sedang berada di Sulawesi Selatan untuk mengikuti rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Nasional ke-54 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ke-46.

Ketua Ikatan Masyarakat Aceh (IMA) Makassar, Muhammad Husni Alsa, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas kehadiran Ny. Marlina Muzakir beserta rombongan. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi obat rindu bagi masyarakat Aceh yang berada di tanah rantau.

"Ini adalah sesuatu yang menggembirakan bagi kita. Rindu kampung halaman dan sanak saudara terobati sudah," ujar Husni.

Pertemuan diakhiri dengan ramah tamah dan sesi foto bersama sebagai simbol eratnya hubungan antara Pemerintah Aceh dengan masyarakat Aceh yang berada di perantauan.

Posting Komentar

0 Komentar